AKADEMIK

Rilis: BKPI Pascasarjana IAIN Curup Gandeng Pakar Indonesia-Malaysia Bahas Konseling Islam Era Digital

CURUP - Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) Pascasarjana IAIN Curup menggelar webinar internasional pada Selasa (2/06/2026). Forum akademik lintas negara ini mengangkat tema “Reimagining Islamic Counseling in the Digital Era: Integrating Psychosocial Approaches and Islamic Values for Mental Health”


Kegiatan yang berlangsung secara daring via Zoom Meeting ini menghadirkan pakar dari Indonesia dan Malaysia. Acara ini diikuti oleh dosen, mahasiswa, praktisi bimbingan konseling, serta pemerhati kesehatan mental dari berbagai wilayah. 


Direktur Pascasarjana IAIN Curup, Prof. Dr. Hendra Harmi, M.Pd., menyatakan bahwa kolaborasi internasional sangat penting. Menurutnya, inovasi layanan konseling harus tetap berakar pada nilai-nilai keislaman demi menghadapi tantangan mental yang kian kompleks. 


Apresiasi juga datang dari Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan IAIN Curup, Dr. Eka Apriani, M.Pd. Ia menyebut Prodi BKPI Pascasarjana sebagai pelopor forum internasional di kampus tersebut. 


"Kami berharap kegiatan ini memperluas jejaring akademik. Selain itu, mampu memperkuat posisi IAIN Curup sebagai pusat keilmuan Islam yang unggul dan berdaya saing global," ujar Dr. Eka Apriani. 



Kolaborasi Gagasan Pakar Indonesia dan Malaysia 


Sesi inti webinar menghadirkan dua narasumber utama. Pembicara pertama adalah Dr. Nurfarhanah, M.Pd., Kons., dosen Universitas Negeri Padang (UNP), Indonesia. Ia mengupas materi tentang inovasi layanan bimbingan dan konseling di era digital. 


“Konselor harus menguasai kompetensi digital. Namun, mereka juga wajib membangun empati, kehangatan, dan keterhubungan emosional agar layanan daring tetap efektif dan etis,” jelas Dr. Nurfarhanah. 


Pembicara kedua adalah Assoc. Prof. Ts. Dr. Mohd Sobhi Bin Ishak, dosen senior dari Northern University of Malaysia (UUM). Ia memperkenalkan model psikososial berbasis nilai Islam. Dalam paparannya, nilai tawakal, syukur, sabar, ukhuwah, dan kepedulian sosial terbukti memperkuat ketahanan psikologis masyarakat. 


“Model ini menjadi alternatif relevan bagi masyarakat Muslim dalam menghadapi dinamika modern. Kesehatan mental tidak lepas dari faktor sosial, budaya, dan spiritual,” ungkap Assoc. Prof. Mohd Sobhi. 



Komitmen Sinergi Akademik Internasional 


Diskusi interaktif antarpeserta berjalan dinamis hingga akhir acara. Ketua Panitia Webinar, Dr. Dina Hajja Ristianti, M.Pd., Kons., menutup sesi dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak:


"Semoga webinar ini semakin memperkuat budaya akademik dan memperluas kerja sama internasional." 


Melalui integrasi pendekatan psikososial dan nilai Islam, S2 BKPI Pascasarjana IAIN Curup berkomitmen untuk terus mendorong model layanan konseling yang adaptif dan relevan. Langkah strategis ini mempertegas peran IAIN Curup dalam memberikan solusi nyata bagi isu kesehatan mental masyarakat. 


Kontributor: Irwan Fath


Editor: ZC