Tujuh Staf Admin Pascasarjana IAIN Curup Ikuti Kegiatan Penguatan PDDIKTI di Bengkulu

Published by admin on

Pascasarjana IAIN Curup. (09-12/4/ 2026) Tujuh staf administrasi program studi di Pascasarjana IAIN Curup untuk mengikuti kegiatan penguatan dan pendampingan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) yang dilaksanakan di Hotel Mercure, Bengkulu.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola data akademik serta memastikan ketepatan dan akurasi pelaporan data ke sistem PDDIKTI yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Kepala Unit TIPD IAIN Curup, Revi Permanasari, M.Pd, menyampaikan bahwa keikutsertaan staf administrasi dalam kegiatan ini merupakan langkah dalam mendukung transformasi digital di lingkungan perguruan tinggi.

“Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi tenaga administrasi, khususnya dalam pengelolaan dan pelaporan data akademik berbasis PDDIKTI. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan optimal dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di unit kerja masing-masing,” ujarnya.

Adapun tujuh staf pascasarjana yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari berbagai program studi, yaitu M. Supperapto Effendi, M.Pd (S3 Manajemen Pendidikan Islam), Januar, S.Kom (S3 Pendidikan Agama Islam), Harnawi, M.H (S2 Pendidikan Agama Islam), Yuni Hartini, S.E (S2 Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam), Rustini, A.Md (S2 Manajemen Pendidikan Islam), Reni Savitri, A.Md (S2 Hukum Keluarga Islam), dan Fira Septia Utama, A.Md (S2 Pendidikan Bahasa Arab).

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan materi teknis terkait pengelolaan data mahasiswa, dosen, serta aktivitas pembelajaran, termasuk mekanisme validasi dan sinkronisasi data pada sistem PDDIKTI. Selain itu, peserta juga melakukan diskusi langsung dengan tim teknis guna membahas berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.

Koordinator pengelola data PDDIKTI IAIN Curup, Edwin Setiawan, S.Kom menambahkan bahwa kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif bagi para staf dalam menjalankan tugasnya.

“Melalui kegiatan ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih mendalam terkait standar pelaporan yang benar serta solusi atas berbagai kendala teknis yang selama ini dihadapi. Hal ini tentu akan berdampak positif terhadap kualitas layanan administrasi akademik,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan data pendidikan tinggi yang akurat, transparan, dan akuntabel. Ke depan diharapkan dapat menjadi dalam memperkuat sistem administrasi akademik yang lebih tertib, terintegrasi dan berkelanjutan.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *