Kuliah Iftitah S3 PAI IAIN Curup 2026: Tekankan Riset, Integritas, dan Lulus Tepat Waktu
CURUP - Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup menggelar Kuliah Iftitah dan Orientasi bagi Mahasiswa Baru Program Doktor (S3) Pendidikan Agama Islam Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis, 28 Agustus 2026.
Dalam kegiatan tersebut, ditekankan pentingnya riset transformatif, integritas akademik, dan target kelulusan 6 semester sesuai Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025.
Ketua Prodi S3 PAI, Dr. Aida Rahmi Nasution, M.Pd.I, menyampaikan bahwa jenjang doktoral merupakan komunitas akademik yang menuntut kedalaman keilmuan, kemandirian berpikir, kemampuan riset, dan integritas.
“Memasuki jenjang doktoral berarti memasuki komunitas akademik yang menuntut kedalaman keilmuan, kemandirian berpikir, kemampuan riset, integritas akademik, dan kontribusi nyata terhadap pengembangan Pendidikan Agama Islam. Karena itu, sejak awal mahasiswa perlu memahami arah, sistem, dan budaya akademik Program S3 PAI,” tegas Dr. Aida.
Prodi S3 PAI memiliki visi mengembangkan Pendidikan Agama Islam yang transformatif, kontekstual, dan berkelanjutan melalui riset dan inovasi berbasis teknologi. Visi tersebut berlandaskan nilai-nilai Islam moderat dan menjadi pijakan dalam perkuliahan, penelitian, publikasi, hingga penyusunan disertasi.
Proses pembelajaran dirancang dengan empat pilar utama: research-based learning, academic discussion, critical thinking, dan independent learning. Struktur kurikulum dan beban SKS telah disesuaikan dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Level 9. Output yang diharapkan adalah lahirnya temuan baru berupa kajian kritis yang dituangkan dalam artikel ilmiah dan disertasi.

Selama menempuh studi, mahasiswa akan mendapat pendampingan dari para dosen dan guru besar sesuai bidang kepakaran. Dukungan juga diberikan melalui tenaga kependidikan, sarana prasarana, serta layanan akademik yang memadai.
Mengacu pada regulasi terbaru, program doktor dapat diselesaikan paling cepat dalam 6 semester. Karena itu, penyusunan roadmap penelitian perlu dimulai sejak semester pertama.
“Kunci menyelesaikan studi tepat waktu adalah disiplin dan komitmen. Mahasiswa harus aktif berproses sejak awal, menjaga integritas akademik, hingga akhirnya menghasilkan disertasi yang kontributif bagi seluruh sektor masyarakat,” ujarnya.
Di akhir sambutan, Dr. Aida berpesan: “Bapak/Ibu mahasiswa baru yang saya banggakan, datanglah ke sini dengan harapan, jalani prosesnya dengan kesungguhan, dan pulanglah sebagai doktor yang tidak hanya membawa gelar, tetapi juga membawa ilmu, karya, integritas, dan manfaat bagi masyarakat.”
Editor:ZC